Best Friend

30 06 2017


Kali ini ingin menulis Lowongan pekerjaan untuk menjadi Best Friend. He he he … kenapa begitu ? Tidak cukup hanya seseorang yang bisa menjadi MANAGER BUSINESS DEVELOPMENT, seharusnya bisa menjadi sahabat bagi rekan-rekan kerja di kantor.

Ayo simak kualifikasinya, siapa tahu anda atau seseorang yang anda kenal termasuk yang sesuai dengan pekerjaan ini :

  • Pria / Wanita, Usia maksimal 40 tahun, usia yang cukup layak sebelum masa pensiun 55 tahun.
  • Pendidikan Min. S1 semua jurusan. Pada dasarnya ini landasan yang baik bahwa ia pernah menyelesaikan tangangan perkuliahan dengan segala macam masalahnya.
  • Mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bagaimanapun seorang sahabat perlu pandai berkomunikasi.
  • Memiliki pengalaman minimum 3 tahun sebagai Team Leader atau Supervisor di Contact Center atau Customer Service. Perlu seseorang yang berpengalaman, sehingga pernah merasakan posisi yang mirip dan mudah beradaptasi.
  • Bisa bekerjasama dalam membangun tim untuk mencapai target proyek serta memotivasi tim untuk mencapai target. Ini sangat diperlukan untuk memiliki tim yang solid dan termotivasi.
  • Memiliki kemampuan perencanaan bisnis dan komitmen untuk mencapai target bisnis yang direncanakan. Diharapkan bisa menyusun target bisnisnya yang realitis dan mampu mencapainya.
  • Menyukai bertemu orang lain dan melakukan kunjungan secara rutin ke calon mitra kerja sesuai target market yang telah ditentukan. Dibutuhkan yang mau bertemu dengan orang lain, utamanya orang baru, sehingga mau berkembang dan membangun bisnis.
  • Memiliki kemampuan untuk membuat proposal bisnis, membuat materi presentasi dan melakukan presentasi. Ini sangat penting untuk membangun bisnis diperlukan seseorang yang mampu menawarkan.
  • Memahami ketentuan ketenagakerjaan dan pajak penghasilan, diperlukan untuk membangun tim yang selalu menjaga kepatuhan pada regulasi.
  • Bersedia melakukan perjalanan bisnis keluar kota atau keluar negeri, pastinya anda harus siap dengan hal ini, mengingat bisnis bisa berada di Indonesia atau di seluruh dunia.
  • Mampu menulis dan aktif menggunakan social media, diperlukan di era keterbukaan informasi dan penggunaan social media.
  • Mengerti teknologi di Contact Center memberi nilai tambah, diperlukan seseorang yang dapat memanfaatkan teknologi untuk membuat pekerjaan lebih mudah.
  • Memiliki sertifikasi contact center merupakan nilai tambah, diperlukan untuk menyamakan persepsi bahwa anda memahami dunia pelayanan, khususnya contact center.

Apa saja manfaat yang dapat diterima sebagai karyawan adalah sebagai berikut :

Gaji Pokok, Tunjangan Jabatan, Tunjangan Kinerja Bulanan, Bonus Tahunan, Bonus Penjualan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Namun lebih dari itu, sebagai sahabat (best friend) anda akan memiliki sejuta alasan untuk menjadikan pekerjaan sebagai media menemukan kebahagiaan. Sesuatu yang memotivasi anda untuk hadir di kantor, berbincang ide bisnis, bekerjasama menyelesaikan masalah dan memahami diri sebagai insan sosial yang membutuhkan orang lain.

Jadi tunggu apa lagi, silahkan Kirimkan lamaran ke hrd@telexindo.com dan jadwalkan waktu anda untuk diskusi. Siapa tahu anda akan sesuai dengan lingkungan kerja kami dan menjadi bagian dari best friend kami. (AA)

Advertisements




Donat dan Selera Pelanggan

9 04 2017

Entah siapa yang mempopulerkan makanan yang satu ini. Hidangan roti yang biasanya diberikan taburan bubuk gula putih. Tentunya sekarang dengan banyak variasi, mulai dari coklat, green tea sampai durian dan aneka buah-buahan.

Tak hanya bulat dan berlubang ditengahnya, ada juga yang bentuknya berbeda sesuai dengan selera penjualnya. Ada yang bentuknya segi empat, ada yang diisi dengan srikaya, coklat atau strawberry dan macam-macam rasa.
Yang populer di Indonesia tentunya ada Dunkin Donat, ada juga JCO dan tak ketinggalan KFC Cafe juga jualan Donat. Hmmm … kenapa KFC ikut-ikutan jualan donat juga, bukannya mereka jagonya Ayam. Apakah mereka melakukan pengembangan bisnis diluar dari bisnis inti ayam ? Atau hanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya dengan hidangan yang manis.

Yang menarik bagi saya adalah persaingan bisnis donat. Jika JCO dan Dunkin bisa membuka gerai diluar pusat perbelanjaan dan ramai, artinya makin banyak orang yanh bisa fokus hanya membeli donat. Baik untuk menikmati malam atau pagi hari atau bahkan tak kenal waktu.

Untuk itu JCO dan Dunkin harus menyediakan beberapa jenis makanan, tak hanya yang manis tapi juga yang asin. Hal yang sama dilakukan oleh KFC dengan menyediakan donat yang manis, untuk mengisi kebutuhan pelanggan. Bagaimana dengan McD, apakah tidak tertarik untuk menyediakan donat ?

Coba duduk dan menikmati secangkir coffee latte di Dunkin atau JCO, dan perhatikan tamu yang datang. Apakah kebanyakan dari mereka membeli dan bawa pulang atau banyak yang pesan dan duduk makan ? Tebakan anda betul, banyak dari mereka pesan dan bawa pulang. Artinya ini makanan di perjalanan atau di rumah.

Beda dengan KFC, mereka pesan makan dan makan di tempat. Artinya KFC butuh tempat yang lebih luas dibandingkan JCO dan Dunkin. Akan tetapi peluang itu disiasati oleh JCO dan Dunkin supaya pelanggannya juga bisa menikmati makan di tempat. Dengan mengemas ala Starbuck, maka berbagai minuman kopi dan teh serta coklat dan jus disediakan. Tak lupa free wifi disediakan, sofa yang empuk dan meja untuk bekerja.

Suatu catatan pagi yang menginspirasi bahwa dalam persaingan, perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan pelanggannya. Bahkan saat mereka harus keluar dari bisnis intinya. (AA)





Customer Experience ala Tukang Cukur

23 12 2016

Langganan tukang cukur ini berasal dari Garut, kota yang terkenal dengan dodolnya. Merantau ke Jakarta bersama teman-temannya dengan harapan kehidupan yang lebih baik. Pengalaman mencukur temannya menjadi modal untuk bekerja.

Setelah sekian tahun bekerja untuk orang lain, kabarnya ia memutuskan merintis bisnis sendiri. Tentunya dalam bidang yang selama ini digelutinya yaitu cukur rambut pria. Baru-baru ini tempat usahanya sudah habis kontrak, maka ia mencari tempat yang baru. Beruntung mendapatkan lokasi yang dekat dengan tempat sebelumnya.

Tempat yang lama ditinggalkan dan pindah ke tempat yang lebih baik, dengan harapan pelanggan lebih banyak. Walaupun ia pindah ke tempat yang lebih baik, ia tetap menetapkan harga yang sama dengan sebelumnya. Ia tidak mau ditinggalkan pelanggan hanya karena harga yang lebih mahal.

Jika dihitung berapa pendapatannya, maka dapat diperhatikan dari jumlah kepala yang ditangani. Sekali waktu iseng saya lihat berapa yang ditangani dalam 1 jam kerja, ternyata ada sekitar 4-5 kepala. Artinya jika tarifnya 25 ribu per kepala, ia mendapatkan 100-125 ribu per jam. Jika setiap hari ia buka usahanya dari jam 8:00 sampai dengan jam 21:00, maka ada 13 jam sehari.

Jadi sekitar 1,3 juta per hari untuk setiap tukang cukup. Ia menggunakan 3 tukang cukur termasuk dirinya sendiri, sehingga memperoleh 3,9 juta per hari. Jika tempat tersebut ramai selama 20 hari, maka ia mendapatkan sekitar 80 juta sebulan. Cukup buat bayar tenaga kerja, sewa ruangan, biaya listrik, biaya cuci dan pemeliharaan peralatan.

Yang jelas ia bisa berkembang dengan usahanya dan saya menjadi salah satu pelanggan tetapnya. Biasanya jika ramai, saya cukup sabar menunggu. Disamping cara menangani pelanggan, ia juga cukup kreatif dan komunikatif dengan pelanggan. Selama menunggu dalam ruangan yang dingin, pelanggan juga disuguhi acara TV atau film. Bahkan kopi susu jahe tak ketinggalan bagi yang menginginkan.

Suatu pengalaman pelanggan yang patut untuk dibagi. Sesekali mampir ditempatnya di Jalan Delima Perumnas Klender. (AA)