Kanal Amsterdam

22 10 2017

Hari terakhir kunjungan ke Eropa, pemandu wisata mengajak peserta menyusuri kanal Amsterdam. Memang tak lengkap rasanya jika berlibur ke Belanda tanpa mengunjungi wisata kanalnya. Kanal-kanal ini dibangun pada abad ke-17 dan merupakan simbol kebanggaan kota Amsterdam yang memiliki nilai budaya yang sangat tinggi.


Kanal-kanal di sini memiliki panjang lebih dari 100 km. Yang menarik dari tempat wisata di Belanda ini adalah Anda bisa berkeliling kota dengan menyusuri kanal-kanal tersebut. Kabarnya ada sekitar 1.500 jembatan ditambah dengan sekitar 1.500 bangunan monumental yang tentunya akan memberikan pengalaman berlibur yang unik dan berbeda untuk Anda.


Sepanjang perjalanan kapten kapal, yang menjadi pemandu wisata selama di perahu tersebut, memberikan banyak informasi mengenai bangunan yang dilewati. Peserta juga dapat mendengarkan berbagai informasi dari alat bantu yang disediakan. Di setiap meja disediakan headset untuk mendengarkan informasi dalam berbagai bahasa, salah satunya Bahasa Indonesia. Kita hanya perlu mengatur pilihan bahasa dan mengatur volume yang diinginkan.


Inilah momen yang menyenangkan, karena kami bisa menikmati keindahan kota tua dengan menggunakan kapal kecil Canal Cruise, untuk menyusuri kanal-kanal yang airnya bersih karena bebas dari sampah. Terlihat sepanjang penyusuran tersebut menunjukkan bagaimana Belanda menghargai dan melestarikan sejarah. Rumah-rumah tua dirawat dengan sangat baik, sehingga ada bangunan yang dari tahun 1600an masih berdiri kokoh. 
Rombongan yang terdiri dari 40 orang ditambah beberapa penumpang lain dari berbagai negara, termasuk dari Amerika Serikat. Jika peserta lainnya sudah tua-tua, kami rata-rata masih muda. Jika peserta lainnya duduk diam menikmati suasana, kalau kami sibuk berfoto ria dan sangat ribut. Bahkan sempat ditegur oleh kapten kapal, supaya hati-hati dalam mengambil pose di bagian buritan.


Kapten kapal yang sangat fasih dalam menyampaikan informasi menggunakan Bahasa Inggris. Setiap kali akan melewati suatu bangunan, ia akan bercerita mengenai kisah bangunan tersebut. Mulai dari hotel, rumah pejabat, toko tertentu dan berbagai bangunan yang menjadi tempat tinggal orang terkenal.
Sepanjang kanal terlihat beberapa perahu yang juga digunakan sebagai alat transportasi masyarakat. Sudah terkenal di Amsterdam bahwa pllihan transportasi yang mudah adalah sepeda dan perahu. Tak heran jika banyak penduduk yang punya perahu dan menyediakan dermaga untuk parkir atau naik-turun perahu. Bahkan ada toko tertentu yang menyediakan persinggahan untuk memudahkan dijangkau dari dermaga yang disediakan di belakang gedung mereka. 


Setelah menjelajah selama 30 menit, akhirnya kami sampai juga di tempat persinggahan kami yaitu Gassan 121. Tempat ini merupakan salah satu tempat pengasah berlian yang terkenal. Walaupun di Amsterdam kita tidak dapat menemukan tempat galian berlian, akan tetapi kota ini menjadi salah satu pusat pengasah berlian yang sangat unggul.

​​
Bongkahan batu berlian akan datang dari berbagai wilayah di dunia, mulai dari India, Rusia, Indonesia sampai dengan Afrika. Proses pembuatan berlian diperlihatkan oleh pemandu toko dalam Bahasa Indonesia. Kita dapat melihat bahwa ada 6 proses pengasahan yang dilakukan. 


Tentunya tidak menarik jika tidak melihat langsung bagaimana bentuk berlian tersebut diikat dengan cincin atau perhiasan lainnya. Pramuniaga tersebut juga menyediakan konsultasi dengan berbagai ukuran berlian yang dipamerkan. Mulai dari yang besar dengan harga yang fantastis tentunya, dan akhirnya dengan ukuran yang paling kecil. Terlihat hanya sebuah titik yang berkilau dan dipasang di sebuah cincin yang sudah disediakan. (AA)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: