Tetap Sehat Di Usia Senja

14 07 2017

Seiring dengan waktu, usia kita bertambah dan kemampuan kita mengalami kurva meningkat, selanjutnya akan menurun. Semakin lama semakin rendah, baik dalam kemampuan komunikasi, kemampuan bergerak maupun daya tahan tubuh terhadap penyakit.
Bagi orang-orang tertentu menjaga kesehatannya, baik dengan mengkomsumsi makanan sehat, terus berolah raga, menghindari stress kerja, menjaga waktu tidur atau konsumsi vitamin. Berbagai hal dilakukan, baik secara tiba-tiba ataupun sudah merupakan kebiasaan. Ada yg dulunya melakukan aktivitas yang tidak teratur, karena ada indikasi penyakit tertentu, akhirnya menjadi lebih teratur. Ada pula yang mempunyai kebiasaan olah raga dan menjaga diri dengan menghindari makanan tertentu.
Berbagai upaya dilakukan untuk tetap sehat. Namun usia menyebabkan daya tahan menurun. Ada yang usianya diatas 50, tapi sakit-sakitan, ada pula yang usianya sudah 70 an dan tetap sehat melakukan berbagai aktivitas. Semua itu adalah proses panjang yang kita lakukan sebelumnya. Berbagai hal yang dilakukan dan berdampak buruk pada kesehatan mempengaruhi beban dan daya tahan tubuh.
Memperhatikan Ayahanda yang terbaring sakit, dalam usianya yang menginjak 77 tahun. Walaupun saya tahu bahwa beliau rajian menjaga kesehatan, menjaga minum atau makan makanan yang sehat, tidak terbebani dengan berbagai macam hal. Namun usia telah mengurangi daya tahannya terhadap penyakit yang dideritanya. Berbagai macam penyakit menjadi faktor lemahnya kondisinya dan saat ini terbaring melawan penyakit yang dideritanya. Berbagai obat diberikan dan juga cairan infus membantunya untuk mendapatkan asupan makanan.
Satu hal yang tetap membuatnya terjaga, dengan kehadiran anak-anaknya disampingnya, yang bisa mengurus segala kebutuhannya. Terasa bahwa ada saatnya kita sebagai anak mempunyai kesempatan memberikan perhatian bagi orang tua. Jika dia dulu yang merawat kita, termasuk jika kita sakit, mengurus berbagai macam biaya hidup kita. Sekarang saatnya memberikan sesuatu yang dibutuhkannya. Mungkin kembali menjadi sehat seperti sediakala tidak bisa, namun bagaimana merasakan perhatian dari anak-anaknya.
Bagaimana dengan kita, suatu saat nanti, pada saat kita menjadi tua dan kemampuan menurun. Apakah anak-anak akan hadir disamping kita ? Mengurus segala kebutuhan, baik pada saat kita sehat maupun pada saat kita sakit. Atau mungkin saja yang menemani hanya perawat dan dokter, tanpa anak yang sibuk dengan berbagai urusannya. Saya kira adalah pilihan yang harus dipersiapkan saat ini, baik bagi kita sebagai orang tua maupun sebagai anak.
Pilihannya tentunya supaya kita tetap sehat dan menjalankan aktivitas. Untuk itu kita perlu bekal sehat, bahkan jika kita punya banyak asuransi yang akan menjamin pengobatan kita. Pilihannya tentu tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang membebani. Betapa bahagianya bisa menikmati makanan, bisa menikmati pemandangan atau berbagai kebiasaan lainnya sampai hari tua. Bagaimana merasakan mempunyai cucu, melihat anak-anak bahagia dengan keluarganya.
Begitulah sehat memang sebuah anugerah yang harus kita syukuri dan menjaga diri tetap sehat adalah bagian dari rasa syukur itu. Semoga berkah dan bermanfaat adanya. (AA)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: