Belajar Berinteraksi

2 01 2017

Pernahkah anda mengalami tidak tahu harus mengatakannya pada saat anda menginginkan sesuatu ? Misalnya mengucapkan jatuh cinta, rasa sayang, rasa lapar atau rasa haus dan menginginkan banyak hal lainnya. Bahkan tidak bisa mengatakan jika akan meminta uang kepada orang tua. Lihat saja anak-anak, pada saat tidak bisa mengungkapkan mereka akan menangis atau meronta dan tak tahu apa yabg diinginkannya.

Ada yang bisa mengungkapkan dengan mudah, ada juga yang malu-malu, segan, takut atau perasaan lainnya. Kenapa begitu ? Bisa karena kebiasaan untuk diam atau kebiasaan untuk terbuka. Seseorang yang terbiasa mengungkapkan sesuatu akan mudah melakukannya, bahkan cenderung sangat terbuka. Akibatnya dikenal sebagai “bocor” atau tidak bisa menjaga rahasia. Sebaliknya yang terbiasa diam, maka akan menghadapi tantangan dalam mengungkapkan sesuatu.

Kemampuan berinteraksi dibangun dalam rumah dan juga dalam lingkungan sekolah. Jika di sekolah seseorang terbiasa untuk berdiskusi, maka cenderung akan menerima perbedaan pendapat. Jika terbiasa dalam mencatat, maka tulisannya rapi dan akan rajin dalam mencatat risalah rapat. Jika terbiasa mendengarkan, maka akan terkesima dengan hal-hal yang dibicarakan. Begitu juga jika rajin sebagai juru bicara, maka tidak akan nyaman jika belum diberikan kesempatan berbicara.

Untuk itu pola interaksi harus dibangun sejak awal jenjang pendidikan dan dilanjutkan selama masa memulai pekerjaan. Ketika kita bekerja, kita akan diperkenalkan dengan lingkungan kerja yang penuh dengan tantangan. Perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan menyebabkan seseorang dapat berselisih dan berpengaruh pada pencapaian kinerja.

Dengan kemampuan untuk berdiskusi atau bekerjasama, seseorang akan mudah untuk berinteraksi atau memberikan pelayanan. Kepedulian dan kemampun berinteraksi dengan orang lain harus dibangun sejak awal, termasuk karyawan baru. Ada karyawan yang bisa membantu melakukan sesuatu, namun tidak bisa mengungkapkan. Ada juga yang bisa berbicara tapi tidak bisa dalam mengerjalannya.

Ada yang mudah membuat janji, dan belum tentu bisa menepati. Ada juga yang sangat teratur dan tidak mau toleransi terhadap prosedur yang sudah ditetapkan. Ada yang mengatur administrasi dengan baik dan semua dicatat, sehingga selisih sedikit saja bisa jadi masalah. Semua kemampuan tersebut akan menjadi berarti jika diungkapkan dengan baik.

Selamat berinteraksi, dan belajarlah berinteraksi, sehingga anda akan semakin mudah mengungkapkan keinginan anda. (AA)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: