Pekerja Filipino

10 12 2016


Salah satu hal yang menarik perhatian selama berada di Dubai adalah pekerja yang bertugas memberikan pelayanan. Hampir 90% petugas yang saya jumpai adalah Filipino. Bukan hanya dari perawakannya, namun juga sesuai dengan konfirmasi mereka.

Mulai dari di bandara, saya sudah menjumpai mereka bertugas memberikan petunjuk arah jalan keluar dan mengambil bagasi serta taxi. Kemudian masih ketemu dengan salah satu dari mereka di area counter informasi.

Tak hanya itu, tiba di hotel disambut dengan customer service dari Philippines. Beberapa petugas check in juga dari Philippines disamping yang berawakan Arab. Bagaimana dengan petugas restoran, mereka juga filipino, sampai dengan petugas pembersih kamar juga dari negara tetangga kita itu.

Pada saat berbelanja di sebuah supermarket di Dubai Marina Mall, ketemunya juga dengan petugas dari Philippines. Yang tidak terlihat adalah petugas keamanan, yang mayoritas berwajah Arab atau timur tengah. Begitu juga tidak ketemu dengan warga Indonesia yang menjadi pekerja disana. Mungkin bertugas dibelakang layar, pikirku. Hal yang sama juga dirasakan oleh peserta lainnya.

Wah, ini seperti pindahan warga Philippines ke Dubai. Dalam kesempatan berbincang dengan salah satu petugas hotel di tempat seminar, mereka mengemukakan mayoritas pekerja di Hotel Atlantis berasal dari Philippines. Beberapa petugas juga berasal dari negara lain seperti Afrika, Turkey atau Kenya.

Yang jelas kemampuan Bahasa Inggris mereka cukup bagus dan melayani tamu dengan sopan. Sepertinya merupakan keunggulan tersendiri mengapa banyak warga Philippines yang merantau dan menguasai berbagai sisi bisnis pelayanan di Dubai. Bahkan kehadiran mereka mempengaruhi menu makanan di restoran. Sebuah restoran yang kami kunjungi menyediakan menu khusus masakan khas Filipino.

Tentunya ini keunggulan tersendiri di negara kaya dalam menguasa sektor pelayanan. Kehadiran mereka dalam jumlah yang besar mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan. Dengan pengalaman dan keunggulan yang mereka membuka kesempatan untuk mempengaruhi kebijakan.

Hal ini tidak dilakukan dalam sekejab mata, tapi melalui proses yang panjang. Kemampuan yang ditunjukkan dan jaringan penyedia tenaga kerja, maka mereka mampu menguasai berbagai bidang pelayanan. Penampilan yang menarik, kemampuan bahasa serta kemauan memberikan pelayanan merupakan nilai tambah yang memberikan mereka kesempatan kerja yang lebih baik. (AA)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: