Menulis Catatan Sejarah

4 12 2016


Ada kalanya ingin menuliskan sesuatu yang bermanfaat, akan tetapi terlalu banyak faktor yang dipertimbangkan. Akhirnya tulisan yang setengah jadi tidak dapat dipublikasikan. Menjadi tumpukkan draft tulisan, yang seharusnya berguna bagi orang lain.
Begitulah kiranya kesadaran dalam menuliskan sesuatu bahwa ada orang lain yang membacanya. Kemampuan menulis harus dimanfaatkan untuk mencatat suatu peristiwa, ide atau gagasan, sehingga menjadi bukti atau catatan yang suatu saat akan terbaca. Entah hari ini, esok atau beberapa tahun yang akan datang, seseorang yang membaca, entah mengerti atau berbeda persepsi. 

Tulisan menunjukkan sikap, pikiran atau bisa juga perbuatan yang kita kerjakan. Bisa benar, bisa juga salah, bisa bermanfaat, bisa juga merugikan. Bahkan terkadang kita membaca tulisan kita yang keliru atau tidak sesuai, apakah kita mengoreksinya atau menghapusnya ? 
Semua tulisan yang dipublikasikan menjadi catatan sejarah, bagi diri kita pribadi, bagi orang lain bahkan bagi suatu bangsa. Jika kita ingin menuangkan tulisan dan tidak ingin dibaca atau dipersepsikan orang lain, maka jangan di sosial media. Kalaupun mau di sosial media buat account yg di proteksi tanpa follower dan bersifat private.
Semoga berkenan adanya.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: